Pemandangan berbeda terlihat di area ruang tunggu Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jumat (02/10). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menggelar kegiatan edukasi membatik menggunakan canting yang diperuntukkan bagi para calon penumpang kereta api.
Sambil menunggu jadwal keberangkatan kereta, para penumpang diajak untuk merasakan langsung pengalaman menggoreskan lilin malam panas di atas kain. Kegiatan interaktif ini disambut antusias oleh para pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Manajemen KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, sekaligus menjadi wujud kepedulian perusahaan dalam menjaga dan melestarikan budaya adiluhung Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 8 menggandeng Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik binaan KAI sebagai mitra. Para pengrajin dari UMKM tersebut mendampingi penumpang secara langsung, memandu teknik dasar penggunaan canting, serta memperlihatkan setiap tahapan proses pembuatan batik tulis tradisional.
Salah satu penumpang yang berpartisipasi mengungkapkan rasa senangnya karena bisa mengisi waktu luang sebelum naik kereta dengan aktivitas yang bermanfaat dan menghibur.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 8 Surabaya berharap dapat mendekatkan warisan budaya batik kepada masyarakat luas serta menghadirkan ruang publik di stasiun yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai tempat edukasi dan apresiasi seni budaya lokal.
Editor : Yudha Sakti