Jurnalis Bali Desak Prabowo Minta Maaf

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) menggelar aksi simpati di kawasan Car Free Day Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Minggu (2/8/2026). Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto yang menyematkan sebutan londo ireng kepada jurnalis, LSM, dan pengamat politik agar segera menyatakan permohonan maaf secara terbuka.

Pernyataan kontroversial Prabowo tersebut sebelumnya terlontar saat puncak peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta, akhir Juli lalu. Stigma ini memicu kemarahan insan pers karena dinilai mendelegitimasi kerja-kerja jurnalistik.

Jurnalis Bukan "Londo Ireng"

Dalam aksinya, para jurnalis membentangkan kain putih untuk menggalang dukungan warga, membawakan orasi, hingga menggelar pertunjukan teatrikal. 

Jagongan Bareng Kupas Hak Hapus Konten Digital

Topeng berwajah Prabowo Subianto, Puan Maharani, dan Sufmi Dasco Ahmad dihadirkan sebagai simbol kritik atas persekongkolan eksekutif dan legislatif yang dinilai makin tumpul mengawasi kekuasaan.

Foto: Dicky Bisinglasi/PFI Denpasar

Editor :

Berita Terbaru

Ketika Botol Tak Lagi Sekali Pakai

Fenomena Sabana Danau Gantiwarno

Unitomo Friendship Run 2026

beritafoto.id skyscraper
beritafoto.id skyscraper