Pernyataan kontroversial Prabowo tersebut sebelumnya terlontar saat puncak peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta, akhir Juli lalu.
Organisasi jurnalis dan pers mahasiswa di Solo menggelar aksi damai menolak pelabelan "londo ireng" terhadap jurnalis demi menjaga kebebasan pers dan demokrasi.