Pasukan Elit Indonesia-Malaysia Latihan Terjun Bersama

Reporter : Ali Masduki
Satkopaska Koarmada II dan PASKAL Malaysia melaksanakan latihan penerjunan bersama dalam Latma Malindo Jaya 28AB/26 untuk memperkuat kemampuan operasi khusus maritim.

Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II dan Pasukan Khas Laut (PASKAL) Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) melaksanakan latihan penerjunan bersama dalam rangka Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 28AB/26, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kemampuan operasi gabungan sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara pasukan khusus angkatan laut Indonesia dan Malaysia/

Baca juga: Giuseppe Garibaldi Memasuki Perairan Indonesia

Sebanyak 16 personel terlibat dalam latihan tersebut, terdiri atas enam personel Kopaska TNI AL, delapan personel PASKAL TLDM, serta dua personel Jump Master yang bertugas mengawasi pelaksanaan penerjunan.

Latihan didukung Helikopter Bell 412 HU-4205 milik TNI Angkatan Laut yang mengangkut para penerjun menuju titik ketinggian yang telah ditentukan. Seluruh peserta kemudian melaksanakan penerjunan dan mendarat dengan aman di Markas Komando Pusat Komando Pasukan Katak (Mako Puskopaska).

Baca juga: TNI AL Gelar Apel Siaga di HUT ke 81

Selain menguji kemampuan teknis penerjunan militer, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan interoperabilitas antar personel pasukan elite kedua negara dalam menjalankan operasi khusus maritim.

Melalui Latma Malindo Jaya 28AB/26, TNI AL dan TLDM terus membangun sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim di kawasan. Latihan rutin tersebut juga menjadi wadah pertukaran pengalaman, peningkatan profesionalisme prajurit, serta penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.

Baca juga: Gotong Royong Bersihkan Sungai Rolak Surabaya

Komitmen kedua angkatan laut untuk menjaga kesiapsiagaan pasukan khusus tercermin dalam berbagai materi latihan yang digelar selama Latma Malindo Jaya 28AB/26, termasuk kemampuan infiltrasi udara yang menjadi salah satu kompetensi utama operasi khusus maritim.

Foto/Dispen Koarmada II

Editor : Ali Masduki

Ulasan
Berita Populer
Berita Terbaru